BIOKIMIA DASAR

Facebook
Twitter
LinkedIn
Print
Email
WhatsApp

sScan10078

 

Biokimia, berasal dari dua kata, yaitu bio (artinya kehidupan) dan kimia. Biokimia dapat diartikan sebagai ilmu yang membahas tentang dasar-dasar kimia dari kehidupan. Biokimia juga dapat diartikan sebagai ilmu yang membahas tentang zat-zat kimia penyusun tubuh makhluk hidup, serta reaksi-reaksi dan proses kimia, yang berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup. Reaksi dan proses kimia yang berlangsung didalam tubuh makhluk hidup atau didalam sel, kita namakan metabolisme. Dengan definisi ini dapat dipahami bahwa biokimia mencakup atau bersinggungan dengan sebagian bahasan dalam biologi sel dan biologi molekuler.

Biologi sel adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur sel dan proses-proses biologis yang berlangsung di dalamnya. Bahasan proses biologis di tataran molekuler adalah biokimia. Biologi molekuler adalah ilmu yang mempelajari proses-proses biologis pada tataran molokuler. Definisi ini sangat bertumpang tindih dengan biokimia. Oleh sebab itu, pada saat ini hampir tak ada lagi batasan antara biokimia dengan biologi molekuler, sehingga bidang ilmu ini sekarang sering disebut sebagai  biokimia-biologi molekuler.

Tujuan utama mempelajari biokimia adalah untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif pada tataran molekuler, tentang berbagai proses kimia yang berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup. Dengan demikian dapat pula dipahami apabila biokimia juga memiliki ketumpang-tindihan yang cukup besar  dengan fisiologi, sebab fisiologi mempelajari berbagai proses dalam tubuh makhluk hidup, yang pada tataran molekuler tentu saja merupakan cakupan biokimia.

Saat ini biokimia menjadi dasar atau landasan penting bagi berbagai ilmu pengetahuan hayati lainnya. Mulai dari biologi sel, biologi molekuler, bioteknologi, genetika, imunologi, mikrobiologi, bahkan taksonomi dan paleonthologi, membutuhkan landasan berbagasi prinsip biokimia. Pengetahuan aplikatif, antara lain di bidang kesehatan, lingkungan, pertanian dan peternakan, juga banyak bersinggungan dan membutuhkan biokimia sebagai dasar atau landasannya. Sehingga dapat dikatakan, biokimia merupakan ilmu yang esensil untuk hampir seluruh ilmu-ilmu hayati atau Life Sciences.

Didalam buku ini, pertama-tama akan dijelaskan tentang struktur sel dan fungsi bagian-bagian sel, sebab, tanpa memiliki gambaran yang memadai tentang struktur sel akan cukup sulit untuk membayangkan bagaimana satu proses biokimia berlangsung di dalam kompartemen-kompartemen tertentu di dalam sel. Apa lagi banyak proses biokimia berlangsung secara berkesinambungan berpindah dari satu kompartemen sel ke kompartemen sel yang lain. Setelah itu akan diuraikan tentang berbagai jenis molekul penyusun tubuh makhluk hidup, terutama molekul-molekul berukuran besar yang merupakan hampir 90% dari zat padat penyusun tubuh makhluk hidup. Molekul-molekul ini lazim disebut biomakromolekul.

Selain itu, dibahas juga berbagai proses metabolisme dari biomakromolekul-biomakromolekul, setelah sebelumnya didahului dengan uraian tentang molekul-molekul yang berperan dalam pengendalian metabolisme, yaitu enzim dan hormon. Pada bagian selanjutnya, dibahas secara khusus satu proses penting dalam kehidupan, yaitu biosintesis protein yang merupakan manifestasi dari ekspresi gen.

Untuk menguji daya ingat dan pemahaman pembaca tentang materi yang disajikan dalam buku ini, pada bagian akhir setiap bagian akan diberikan beberapa soal pilihan ganda. Jawaban dari setiap soal tersebut disajikan pada bagian akhir dari buku ini.

Penulis :

Prof. Dr. Ernawati Sinaga, MS., Apt

ISBN: 978-979-18514-5-9

Penerbit :

PT. ISFI Penerbitan

Jalan Wijaya Kusuma No. 17

Tomang-Jakarta Barat

Tahun Terbit 2012