Jakarta (UNAS) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nasional (UNAS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat melalui Program Hibah Dikti. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menggelar Diskusi Hibah Dikti bersama Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) pada Selasa, 19 Desember 2023, di Ruang Kelas 603 FIKES, Gedung Menara UNAS, Ragunan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para dosen terkait prosedur dan persyaratan pengajuan proposal hibah penelitian serta pengabdian masyarakat. Ketua LPPM UNAS, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si., menegaskan bahwa seluruh dosen diharapkan untuk aktif dalam menyusun dan mengajukan proposal hibah, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Sebagai akademisi, kita memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya program hibah ini, kita bisa meningkatkan kualitas dan relevansi penelitian yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Nonon.
Nonon juga menambahkan bahwa diskusi ini merupakan bagian dari tahapan ketiga dari enam tahapan yang dirancang oleh LPPM UNAS guna mendukung persiapan dosen dalam menyusun proposal hibah Dikti. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan jumlah proposal yang lolos seleksi administrasi dan mendapatkan pendanaan hibah dapat meningkat secara signifikan.
Dekan FIKES, Prof. Dr. Dra. Retno Widowati, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan LPPM dalam mendorong fakultas untuk lebih aktif dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada LPPM UNAS yang telah memberikan arahan serta materi yang komprehensif terkait Hibah Dikti 2024. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi para dosen dalam menyusun proposal yang lebih kompetitif,” ungkapnya.
Kepala Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama Kesehatan FIKES UNAS, Shinta Novelia, S.ST., Bdn., MNS., juga menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam dalam merancang proposal penelitian dan pengabdian masyarakat. “Semoga setelah diskusi ini, para dosen FIKES semakin memahami bagaimana menyusun proposal yang berkualitas, sehingga dapat lolos seleksi administrasi dan memperoleh pendanaan Hibah Dikti 2024,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Program Studi Sarjana Kebidanan Putri Azzahroh, S.SiT., M.Kes., Sekretaris Program Studi Sarjana Kebidanan Febry Mutiariami Dahlan, S.ST., M.Keb., serta Kepala Pusat Data dan Informasi Kesehatan Ns. Rizqi Nursasmita, S.Ksp., M.Kep. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian di lingkungan FIKES UNAS.
Dengan adanya program pendampingan ini, LPPM UNAS berharap semakin banyak proposal dari dosen UNAS yang berhasil mendapatkan pendanaan hibah, sehingga kontribusi UNAS dalam penelitian dan pengabdian masyarakat semakin berdampak luas.