Jakarta (UNAS) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nasional (UNAS) kembali menegaskan perannya dalam mendukung penelitian dosen melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 15-17 Oktober 2024, bertempat di Ruang Rapat Cyber dan Ruang 108 Rektorat UNAS.
Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengoordinasikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, LPPM UNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa penelitian yang dilakukan dosen penerima hibah berjalan sesuai dengan target luaran yang telah ditetapkan. Ketua LPPM UNAS, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan Monev ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas dan relevansi penelitian yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek.
“Tahun ini, UNAS berhasil memperoleh 10 hibah penelitian yang terdiri dari penelitian fundamental dan penelitian terapan. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi internal sangat penting untuk memastikan penelitian tersebut berjalan sesuai dengan rencana serta memiliki dampak yang signifikan,” ungkap Dr. Nonon.
Kegiatan Monev dilakukan secara bertahap, dengan sesi pertama melibatkan Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) serta Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS). Pada sesi kedua, evaluasi dilakukan terhadap penelitian dari Fakultas Biologi dan Fakultas Pertanian, serta Fakultas Teknik dan Sains (FTS). Kegiatan ditutup dengan sesi khusus untuk Fakultas Hukum.
Dalam Monev ini, LPPM UNAS menilai ketercapaian luaran wajib, kesesuaian penelitian dengan proposal awal, serta potensi keberlanjutan hasil penelitian. Selain itu, serapan anggaran penelitian juga menjadi aspek penting yang dievaluasi untuk memastikan efektivitas penggunaan dana hibah.
“Kami ingin memastikan bahwa penelitian ini tidak hanya berhenti pada laporan akademik, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Oleh karena itu, kami mendorong para dosen untuk terus meningkatkan kualitas penelitian mereka dan mencapai target luaran yang telah ditetapkan,” tambah Dr. Nonon.
LPPM UNAS berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen untuk semakin aktif dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya monitoring yang berkelanjutan, diharapkan penelitian yang dilakukan dapat semakin berkontribusi dalam pembangunan ilmu pengetahuan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu penelitian di UNAS, LPPM berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, evaluasi, serta fasilitasi bagi para dosen dalam mencapai hasil penelitian yang berkualitas dan berdaya guna.